Puisi Cinta Atom
Ketika kumampu tunjukkan elektron hati di permukaan
Kaucampakkan diriku seolah tak berarti bagimu
Kucoba bangun diriku seperti bola
Namun kau tetap mengganti diriku dengan yang lain
Menggantikan aku, Thomson yang manis sepertiroti kismis
Kau pikir apa istimewanya dia
Tak mampu jelaskan mengapa elektron cintanya tak jatuh ke
Inti hatimu
Bukankah lebih baik kau pergi dan mencintaiku lagi
Mengapa kau malah berpindah ke orbit cinta Neils Bohr
Apa istimewanya dia dariku, kulitnya yang bersimbol K, L, M?
Padahal elektron hatinya tak kukuh dan sering tereksitasi
Namun kini… setelah kurenungkan
Tak ada gunanya cintaku di persimpangan
Meski kita mirip sifatnya, namun hati kita tetaplah berisotop
Tak mungkin netral, karena neutron cinta kit berbeda
Biarlah kini kusepi di penitian
Menunggu suatu saat kau akan berisoton denganku
Meski elektron dan proton hati kita berbeda
Namun, neutron hati kita netral dan tak tergoyahkan


Kamis, Februari 10, 2011
SCIENCE for YOUR LIFE
0 komentar:
Posting Komentar